Tator Kekurangan Surat Suara
Ditulis oleh Editor Jumat, 27 Maret 2009 15:50
MAKALE(SI) – Jumlah logistik surat suara Pemilu Legislatif 2009 di Kabupaten Tana Toraja (Tator) kurang. Pasalnya,jumlah kertas suara yang diterima Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Tator tak sesuai kebutuhan.
Anggota KPUD Tator Divisi Pengendali dan Distribusi logistik Agustinus mengatakan, kekurangan jumlah kertas suara terdapat pada kertas suara pemilihan calon DPR RI dan DPD daerah pemilihan Sulawesi Selatan (Sulsel). Total keseluruhan kekurangan kertas suara untuk pemilihan DPR RI dan DPD sebanyak 2.277 lembar. Kekurangan kertas suara DPR RI sebanyak 295 lembar dan DPD 1.982 lembar. Sementara jumlah kertas suara pemilihan DPRD provinsi dan kabupaten sudah sesuai kebutuhan. “Saat mengepak kertas suara yang terlebih dahulu disortir, kami menemukan adanya kekurangan jumlah kertas suara pemilihan DPR RI dan DPD yang keseluruhan mencapai 2.277 lembar,” kata Agustinus di Makale kemarin. Menurut dia, jumlah kertas suara yang diterima KPU Tator sesuai kontrak untuk pemilihan DPR RI, yakni 595 boks atau 297.500 lembar dan kertas suara DPD sebanyak 596 dus atau 298.000 lembar. Jumlah kertas suara setiap dus diratakan sebanyak 500 lembar. Setelah disortir, jumlah kertas suara DPR RI sebanyak 596 boks atau 297.615 lembar dan kertas suara DPD 295 dus atau 295.928 dus. Sementara kebutuhan kertas suara di Kabupaten Tator untuk pemilihan DPR RI,DPR provinsi, DPRD kabupaten, dan DPD 297.910 lembar sudah termasuk 2% kertas suara cadangan. “Jika dihitung sesuai jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Tator 292.053 pemilih ditambah 2% kertas suara cadangan,ada kekurangan kertas suara pemilih DPR RI dan DPD,”jelas dia. Pihak KPUD Tator menyampaikan adanya kekurangan jumlah kertas suara ke KPU Sulsel agar segera ditambah untuk memperlancar pendistribusian logistik pemilu ke panitia pemilihan kecamatan (PPK) hingga KPPS. “Kami sudah menyampaikan kekurangan kertas suara ke KPU Sulsel agar segera diatasi. Rencananya,kekurangan jumlah kertas suara akan datang pada Sabtu mendatang, ”ungkapnya. Sementara itu, anggota Panwaslu Tator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga Lamberthus mendesak KPU segera mengatasi kekurangan logistik kertas suara demi kelancaran Pemilu 2009 di Tator. Alasannya, KPUD harus memperhitungkan topografi wilayah ini yang sebagian besar terdiri atas pegunungan. Jangan sampai logistik pemilu terlambat didistribusikan sehingga mengganggu proses pemungutan suara. “Kelancaran Pemilu 2009 di Tator tergantung pendistribusian logistik hingga ke TPS. Jangan sampai logistik terlambat didistribusikan, sementara waktu sudah sangat sempit,kemungkinan bisa menghambat proses pemungutan suara,”tandasnya. (joni lembang)
Sumber : www.seputar-indonesia.com
| Komentar |
|
!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|



