Ronny: Parpol Sulit Prediksi Perolehan Suara
Ditulis oleh Editor Rabu, 04 Maret 2009 13:30
MAKALE (SINDO) – Partai politik (parpol) peserta Pemilu 2009,kesulitan memprediksi jumlah perolehan suara di Kabupaten Tana Toraja (Tator) dan Toraja Utara (Torut).
Penyebabnya, jumlah calon legislatif (caleg) yang bertarung memperebutkan suara pemilih demi meraih kursi di DPR RI,DPD, dan DPRD kota/ kabupaten,sangat banyak. Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Tator Ronny Mapaliey Katunde yang juga caleg Partai Golkar dapil VI (Kecamatan Rantepao,Tikala, dan Tallung Lipu) mengatakan, banyaknya jumlah parpol dan caleg yang bertarung menyebabkan pemilih kebingungan menentukan pilihan saat pemungutan suara pada 9 April mendatang. Selain itu, khusus untuk pemilih di Kota Rantepao, Ronny menilai, sekitar 80% pemilih tradisional, sementara sisanya 20% merupakan pemilih cerdas.“Kami kesulitan memprediksi jumlah suara yang akan diperoleh masing-masing caleg dan parpol peserta Pemilu 2009, dibandingkan pada Pemilu Legislatif 2004 lalu,”kata dia kepada wartawan di Makale kemarin. Menurut dia, pemilih tradisional adalah masyarakat yang cenderung menentukan pilihan berdasarkan kekeluargaan, kedekatan,dan balas jasa kepada salah satu caleg. Pilihan itu tanpa memperhitungkan keahlian atau kemampuan caleg yang dipilih tersebut. Sebaliknya, pemilih cerdas menentukan pilihan bukan karena kedekatan atau kekeluargaan, tapi berdasarkan penilaian kemampuan dan keahlian caleg tersebut yang dianggap layak memperjuangkan aspirasi mereka. “Suara pemilih kategori tradisional inilah yang arahnya sulit kami prediksi karena mereka akan memberikan suara kepadaorangterdekatataukeluarga,” jelas dia. Dalam menentukan pilihan, masyarakat sebaiknya benar- benar memilih caleg yang mampu memperjuangkan aspirasi. Bukan karena didasari faktor kedekatan atau kekeluargaan. (joni lembang)
Sumber : www.seputar-indonesia.com
| Komentar |
|
!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|



