Pengunjung

    Kami memiliki 2 Tamu online















Panwascam Belum Miliki Sekretariat

Perhatian, buka di jendela baru. PDFCetakE-mail

TAKALAR — Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) tingkat kecamatan di Kabupaten Takalar mengeluh karena belum punya sekretariat tetap. Padahal aktivitas panwas mulai padat seiring dekatnya pelaksanaan pemilu legislatif.

Keluhan tersebut diungkap anggota panwas kecamatan dalam acara pembekalan yang digelar Panwaslu kabupaten di Gedung Dharma Wanita Takalar. Agenda tersebut sekaligus menampung aspirasi dan kondisi yang dihadapi panwas kecamatan selama ini.

Ketua Panwas Kecamatan Pattallassang, Gani Ruppa mengatakan, hal yang mendesak saat ini adalah pengadaan sekretariat panwas di sembilan kecamatan. Menurutnya, sudah saatnya pengadaan sekretariat itu dilakukan mengingat kerja-kerja panwas kian berat seiring dengan makin dekatnya pelaksanaan pemilu.

“Seluruh panwas telah menyurat permintaan sekretariat, namun hinga saat ini pengadaan itu belum direalisasikan,” keluh Gani.

Sekretariat tersebut sambung dia, nantinya, dilengkapi tiga orang personel yakni, kepala, bendahara, dan anggota. Semua tenaga sekretariat tersebut, disiapkan Bagian Pemerintahan Takalar.

Selain sekretariat, hal lain yang dikeluhkan adalah tidak adanya data base tentang tim pemantau pemilu. Hal itu disebut Gani sangat penting agar kerja panwas dan tim pemantau tidak tumpang tindih.

Selain itu, koordinasi dengan tim pemantau juga segera dilakukan dalam menghadapi pemilu.

Panwas kecamatan juga mengeluhkan belum adanya anggaran. Menanggapi hal itu, Ketua Panwas Takalar, Patta Intang mengaku telah menembuskan surat permintaan pengadaan kelengkapan sekretariat ke bagian pemerintahan Takalar. Kendati itu, belum ada juga tindaklanjut dari surat itu.

“Saya malah sempat mencak- mencak karena lambatnya diproses surat tersebut,” tukas Patta Intang.

Patta mengatakan, dalam waktu dekat ini pengadaan sekretariat direalisasikan. Hal itu mengingat kerja-kerja panwas kecamatan yang relatif tinggi dalam empat bulan mendatang.

Terkait dengan anggaran, anggota Panwaslu lainnya, Syamsuddin Sarro menguraikan, hingga saat ini Panwaslu Takalar juga kesulitan soal anggaran.

Kendati demikian, anggaran tahap pertama telah diterima senilai Rp 200 juta. Anggaran itu dialokasikan untuk honor panwas kecamatan, kelengkapan sekretariat, dan melunasi pinjaman operasional. (rah) (dikutip dari www.fajar.co.id)

Komentar
Tambah Komentar Baru
+/-
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Judul:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Ketikkan kode yang ada di gambar.

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."