Dampak Pilkada Warga Desa Kehilangan Panutan
Ditulis oleh Editor Jumat, 20 Februari 2009 15:48
MAKASSAR, Upeks--Sekprov Sulsel, HA Muallim berpendapat, masyarakat kehilangan panutan akibat pergesekan-pergesekan politik dalam pilkada.
Menurutnya kondisi itu mempengaruhi aspek fundamental masyarakat sampai ke tingkat Desa. "Banyak figur yang bermunculan sehingga ini menimbulkan asumsi-asumsi baru bagi masyarakat. Dulu, masih ada tokoh masyarakat secara non formal diakui dan dipatuhi, sekarang sudah sulit ditemukan," ungkapnya memberi alasan saat membuka seminar nasional dan konsolidasi regional yang diselenggarakan Aliansi Nasional Bhineka Tunggal Ika (ANBTI) di Asrama Haji Sudiang Makassar, Kamis (19/2). Menurut Muallim, setiap kali pilkada akan terjadi 'perang saudara', paling tidak dalam lima tahun sekali. Bahkan di bebarapa daerah efek pilkada bisa menimbulkan bentrokan fisik dan menuai korban jiwa yang tidak sedikit dari massa pendukung. "Tetapi harus dipandang pula bahwa inilah proses demokratisasi. Namun kedepan saya kira perlu ada kajian ulang soal sistem pilkada kita. Karena kalau tidak diubah, lambat-laun kondisi seperti itu bisa mengancam keutuhan NKRI," katanya. Sementara itu, Steering Commite Seminar, GKR Hemas mengungkapkan, kegiatan tersebut dimaksudkan sebagai upaya membangun komitmen nasional berbasis regional untuk mempertahankan Pancasila dan meneguhkan Bhineka Tunggal Ika. (Syukur Usomaru)
Sumber : www.ujungpandangekspres.com
| Komentar |
|



