Polres Pinrang Tambah Personel
Terakhir Diperbaharui (Senin, 15 Desember 2008 14:23) Ditulis oleh Web Master Senin, 15 Desember 2008 14:07

Besok Pilkada Putaran Kedua Digelar
PINRANG—Meskipun belum terlihat adanya gesekan-gesekan yang bisa menimbulkan terganggunya pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati Pinrang putaran kedua Selasa, 16 Desember besok, Polres Pinrang tetap melakukan upaya antisipasi. Salah satunya menambah personel pengamanan yang akan disiagakan pada hari pencoblosan sampai penghitungan suara rampung.
Kapolres Pinrang, AKBP Achmad Jamal mengungkapkan pihaknya sudah menyiapkan 350 personel dari Polres Pinrang. Achmad juga mengaku mendapat tambahan aparat pengamanan dari Polres terdekat seperti Polres Enrekang dan Brimob Parepare.
“Kami siap menjaga dan mengawal pelaksanaan pemilu bupati dan wakil bupati Pinrang putaran kedua. Mudah-mudahan tetap berlangsung aman dan terkendali,” kata Kapolres.
Selain dari Enrekang dan Brimob Parepare, Polres Pinrang juga mendapat bantuan tenaga pengamanan dari Polisi Pamong Praja pemerintah kabupaten Pinrang. Polisi akan berbaur dengan pamong praja di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan tempat-tempat strategis lainnya
Achmad juga menyebut beberapa wilayah yang cukup rawan ada gesekan antarpendukung pasangan calon. Wilayah itu antara lain Kecamatan Lembang, Kecamatan Langga, dan Kecamatan Mattiro Sompe.
Pada putaran pertama Oktober lalu, Mattiro Sompe dikuasai pasangan Sjamsuddin Mandja- Andi Renreng (Samaenre) dengan meraih 6.868 suara. Pasangan Andi Irwan Hamid-Nurachmi Sappewali (Ihsanta) hanya mengumpulkan 2.860 suara. Sedangkan Andi Aslam Patonangi-Andi Kaharuddin (Askar) meraih 2.683 suara.
“Pemilih di Mattirosompe cukup menentukan kemenangan di putaran kedua nanti. Bergantung bagaimana kedua pasangan merebut massa pendukung Samaenre di putaran pertama lalu,” kata pengamat politik dari Perludem Pinrang, Muhammad.
Muhammad juga mengingatkan polisi dan Panwas agar tetap waspada mengantisipasi kemungkinan- kemungkinan yang bisa terjadi.
Mobilisasi pemilih dari luar daerah, kata dia, juga cukup rawan menimbulkan gesekan antarpendukung calon. Itu sebabnya, Muhammad meminta Panwas lebih ketat menjaga kemungkinan adanya mobilisasi pemilih. (nas) (dikutip dari www.fajar.co.id)
| Komentar |
|



