LSM Mulai Bicara Pilkada Gowa
Ditulis oleh Web Master Jumat, 29 Mei 2009 15:20
GOWA, BKM -- Meski pemilihan kepala daerah (Pilkada) Gowa baru akan digelar sekitar pertengahan 2010, namun nama-nama figur yang bakal bertarung sudah mulai muncul.
Informasi yang diserap dari sejumlah politisi, aktifis LSM serta elemen penting lainnya, menyebutkan, Bupati Gowa, Ichsan Yasin Limpo, hampir dipastikan akan maju kembali.
Meski belum secara resmi diajukan parpol, namun sudah ada sinyal jika parpol pengusung Ichsan YL pada pilkada 2005 lalu yakni PDK dan Demokrat, bakal terulang.
Selain Ichsan, ada sejumlah kandidat yang disebut berpeluang maju menjadi calon bupati dan wakil bupati Gowa melawan incumbent Ichsan YL yang saat ini berpasangan dengan Razak Badjidu. Mereka yang banyak disebut-sebut adalah H Khairil Muin dan Dr Hasan Hasyim (Birokrat), H Rahmansyah, H Amir Uskara, H Asrullah H Syahrir Syafruddin Dg Jarung (Politisi).
Menurut Arifin Idris Dg Ngiri, seorang aktifis LSM di Gowa, suhu politik di Gowa saat ini mulai memanas. Bahkan, sudah mulai ada aktifis LSM yang mencoba membuat analisis paket. Hasil kajian sejumlah aktifis LSM, menyebutkan, setidaknya ada empat pasangan yang bakal bertarung di pilkada Gowa mendatang. Mereka adalah nama-nama yang sering disebut selama ini. Diantaranya, Ichsan YL akan kembali berhadapan dengan Syahrir Syafruddin Dg Jarung bakal mencobaberpaket dengan Andi Maddusila.
Kemudian Amir Uskara bersama Khairil Muin dan H Asrullah yang menggandeng Dr Hasan Hasyim. "Jika skenario ini muncul, maka empat pasang calon bakal meramaikan pilkada Gowa mendatang," jelas Ketua APKAN Gowa, Syafriadi Djaenab. Mengenai kans calon independen untuk ikut, Direktur WAKIL, Kaharuddin Muji, menilai peluangnya tetap ada. "Peluangnya untuk maju tetap ada. Tapi sampai saat ini baru ada empat bakal calon," katanya.
Ketika dikonfirmasi kesiapannya untuk maju kembali dalam pilkada nanti, baik Syahrir Syafruddin Dg Jarung maupun Ketua DPW PPP Sulsel, Amir Uskara, belum mau memberikan komentar. "Saya no coment dulu lah, saya tak ingin mengomentari soal pilkada dulu, nantilah ada saatnya," jelas Amir Uskara yang kini lolos ke DPRD Sulsel.
Terpisah, Ketua Yayasan Insan Cita, Syawaluddin Rala juga mengaku tidak tertarik membicarakan pilkada terlalu dini. Menurutnya, masih ada program pemerintah yang perlu dikawal agar berjalan dengan baik dan akuntabel.
Meskipun demikian, wacana yang digagas oleh aktifis LSM itu boleh-boleh saja. "Hanya harus santun dan beretika," jelas Syawaluddin Rala yang juga banyak disebut agar maju lewat jalur independen. ((R5))
sumber: www.beritakotamakassar.com
| Komentar |
|



