KPU Prioritaskan Distribusi Bilik di Daerah Terpencil
Ditulis oleh Administrator Kamis, 26 Februari 2009 11:07
MAROS, Upeks--Jelang Pemilu yang semakin dekat, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maros melakukan distribusi logistik mengutamakan daerah terpencil dan daerah yang sulit dijangkau.
Menurut Ketua KPU Maros Nur Imran, daerah terpencil diprioritaskan karena dalam distribusi membutuhkan waktu yang lama. "Seperti Tompobulu dan Mallawa yang cukup sulit dijangkau harus didahulukan karena membutuhkan waktu distribusinya. Jangan sampai nanti sudah hampir Pemilu logistik belum sampai ke daerah-daerah yang jauh,"ungkapnya kepada Upeks Selasa (24/2) di ruang kerjanya. Nur Imran merinci, untuk logistik Model A3 (Daftar Pemilih Tetap), A4 (Rekapitulasi DPT Tambahan) dan A5 (Surat Pemberitahuan Pindah memilih) sudah terdistribusikan semua ke seluruh kecamatan. "Kami mendistribusikan logistik sedikit demi sedikit karena takutnya nanti tiba-tiba semua jenis logistik Pemilu datang kami kerepotan mendistribusikannya sehingga menyebabkan ada yang terbengkalai," jelasnya. Sedangkan untuk pekan ini, KPU Maros akan melakukan distribusi bilik suara di perkotaan. "Sebenarnya Maros kekurangan bilik suara sekitar 100 lebih, sehingga kami baru melakukan permintaan ke KPU Provinsi untuk penambahan,"ujarnya. Sedangkan kotak suara untuk Maros jumlahnya mencukupi yakni 2722 kotak suara. KPU Maros menargetkan surat suara paling lambat 10 Maret mendatang sudah diterima di tingkat Kabupaten. Untuk sortir surat suara, KPU telah menyiapkan tim sortir surat suara sebanyak 400 orang. "Sortirnya akan dilakukan di Aula Almarkaz oleh 400 orang, lamanya sortir butuh waktu sekitar dua pekan," tandasnya. Jumlah surat suara yang akan disortir sebanyak 212.476 dari DPT, ditambah DPT Tambahan dan cadangan 2 persen. (Alfi Syahriana)
Sumber : www.ujungpandangekspres.com
| Komentar |
|
!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|



