FPDL Desak Pemilihan Ulang di Dapil I dan II
Terakhir Diperbaharui (Rabu, 22 April 2009 12:28) Ditulis oleh Editor Rabu, 22 April 2009 10:42
BELOPA, BKM- Sejumlah aktifis Forum Penegakan Demokrasi Luwu (FPDL), Selasa (21/4) mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Luwu. Bersama sekitar 50-an masyarakat dari Suli dan Larompong, mereka menuntut KPUD dan Panwas Luwu untuk menggelar pemilihan ulang di daerah pemilihan (Dapil) I dan II.
FPDL berdalih, di kedua dapil itu terindikasi terjadi kecurangan dan pelanggaran berupa penghilangan suara salah satu caleg dari Partai Golkar. Khusus di TPS Kecamatan Suli dan Larompong. Termasuk di Kecamatan Belopa, Belopa Utara dan Bajo. Korlap FPDL, Abeng mengatakan, kedatangan mereka ke kantor KPU untuk mendesak lembaga penyelenggara pemilu ini segera menyikapi pelanggaran pilkada yang terjadi di dapil I dan II. Sebab di kedua dapil itu telah terjadi sejumlah pelanggaran yang dinilai dapat merusak citra demokrasi di daerah ini. "Kami menuntut pemilihan ulang di wilayah Suli, Larompong, Larompong Selatatan dan Suli Barat. Juga di Belopa, Belopa Utara, Kamanre serta Bajo. Sebab di wilayah itu terjadi kecurangan perhitungan suara di TPS," ujar Abeng. Seharusnya, menurut Abeng, pihak KPU dan Panwas Luwu menyikapi hal ini secara transparan. Jangan sampai hak politik masyarakat Luwu dirugikan dalam Pemilu kali ini. "Saya melihat proses demokrasi di Luwu telah terciderai dengan menghilangkan hak politik masyarakat," cetus Abeng. Selain itu, hak politik masyarakat Luwu juga terintimidasi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan merusak tatanan demokrasi yang sudah baik. "Kami memiliki 20 bukti daftar nama warga masyarakat di Suli dan Larompong, lengkap dengan tandatangan mereka untuk memilih caleg tertentu," jelas aktifis FPDL ini. Ketua KPU Luwu, HA Padellang yang ditemui di sela-sela pleno rekapitulasi suara, kemarin mengakui apa yang menjadi tuntutan massa FPDL itu adalah sesuatu yang wajar. Sebagai penyelenggara pemilu, dia siap meluruskan masalah ini sesuai aturan yang ada. Untuk mengantipasi aksi massa di Luwu, Kapolres Luwu, AKBP Rudi menurunkan 168 personelnya guna melakukan pengamanan di kantor KPU Luwu. ((MD1/rus))
| Komentar |
|
!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|



