Pengunjung

    Kami memiliki 3 Tamu online















Panwaslu Bersihkan Atribut Melanggar

Perhatian, buka di jendela baru. PDFCetakE-mail

Atribut Susilo Tamsil Harahap Batal Diturunkan

PENERTIBAN. Panwaslu Kota Makassar menertibkan atribut kampanye parpol, caleg dan calon DPD di tujuh jalur terlarang. Sayangnya dalam penertiban itu mereka gagal menurunkan atribut milik caleg DPR RI Susilo Tamsil Harahap, Rabu (10/12).

attrib susilo tamsil

MAKASSAR, Upeks--Panwaslu Kota Makassar didukung Dispenda Kota Makassar, Polwiltabes Makassar dan Satpol PP Kota Makassar akhirnya bertindak tegas dengan menurunkan semua atribut kampanye partai politik, calon anggota legislatif maupun calon DPD yang terpasang di tujuh jalur yang tidak boleh dipasangi atribut kampanye, Rabu (10/12).
Ketujuh jalur tersebut adalah, Jl Jend Sudirman, Jl H Bau, Jl Penghibur, Jl Pasar Ikan, Jl Ujungpandang, Jl Riburane dan Jl Jend Ahmad Yani.
Penertiban rencananya mulai dilaksanakan pukul 08.00 Wita namun karena turun hujan sejak pagi penertiban baru bisa dimulai sekitar pukul 10.30 Wita. Ketua Panwaslu Kota Makassar, Abdul Haeba Ramli yang memimpin langsung penertiban tersebut mengarahkan semua personil menertibkan atribut kampanye di Jl Jend Ahmad Yani.
Selanjutnya berbelok ke arah Jl Jend Sudirman. Di tempat ini Panwaslu Kecamatan Ujungpandang yang terlibat langsung dalam penertiban itu menurunkan atribut Partai Gerindra yang terpasang di traffick light dan lampu-lampu jalan. Baliho calon anggota DPD, Bahar Ngitung tak luput dari penertiban itu.
Sayangnya aksi penertiban tersebut tidak didukung peralatan yang memadai akibatnya baliho caleg DPR RI, Susilo Tamsil Harahap, berukuran sekitar 4mX5m dengan ketinggian kira-kira 10 m gagal diturunkan. Mobil cran yang diturunkan untuk mendukung tidak berkutik, akhirnya baliho yang letaknya berseberangan dengan rumah jabatan Gubernur Sulsel dilewati.
Haeba bersama Kepala Dispenda Kota Makassar, Sabir L Ondo, kemudian memerintahkan timnya untuk kembali bergerak membersihkan atribut parpol seperti bendera PKS, PKPI, caleg Golkar. Di Jl H Bau atribut yang terpasang semakin banyak sementara personil yang mengeksekusi mulai kelelahan. Namun tampaknya mereka pantang mundur dan terus menurunkan atribut maupun spanduk bergambar caleg Golkar bersama Jusuf Kalla, spanduk Amin Rais.
Masuk Jl Penghibur, atribut PDI Perjuangan, PKS dan Partai Golkar bertebaran dan terpaku di pohon-pohon palem yang berjejer di sepanjang jalan tersebut. Panwaslu kota, kecamatan dan PPL terus menurunkan atribut yang melanggar hingga Jl Pasar Ikan, Jl Ujungpandang dan berakhir di Jl Riburane. "Sebelum kami turunkan atribut kampanye kami sudah menyurat ke semua parpol, bahkan ada yang sampai dua kali disurati," ujar Jhonny, Ketua Panwaslu Kecamatan Ujungpandang. (Syahril) (dikutip dari www.ujungpandangekspres.com)

Komentar
Tambah Komentar Baru
+/-
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Judul:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Ketikkan kode yang ada di gambar.

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."