PPK Tolak Alat Peraga KPU
Ditulis oleh Editor Kamis, 02 Juli 2009 10:26
GOWA, BKM -- Penolakan terhadap alat peraga sosialisasi pilpres 2009 soal contreng bukan hanya dilakukan oleh pendukung pasangan capres dan cawapres. Penyelenggara pemilu, seperti PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) juga melakukan penolakan terhadap spanduk yang sosialisasi yang hanya berisi contreng nomor urut 2 itu.
Di Gowa, sejumlah PPK terang-terangan menolak alat peraga tersebut. Alat peraga yang dicetak KPU pusat dan dibagikan KPU Gowa saat sosialisasi contreng, Rabu (1/7), dinilai memihak salah satu kandidat capres. Penolakan alat peraga itu pun ditandai dengan aksi robek merobek kertas bergambar figur hitam tiga kandidat capres-cawapres. Salah satu anggota PPK Kecamatan Tinggimoncong, Natsir Lallo, mengatakan, gambar tiga kandidat pasangan capres-cawapres pada alat peraga menampakkan tiga gambar hitam, namun khusus gambar figur kedua ukurannya lebih besar dari figur satu dan tiga. Menurut Natsir, dengan model itu, berarti menggambarkan pula keberpihakan KPU terhadap salah satu kandidat. Terkait itu, para PPK meminta KPU Gowa menarik kembali alat peraga sosialisasi sebelum hal tersebut disosialisasikan di tingkat PPS dan KPPS. Ditemui saat rakor dan bimtek di kantor KPU Gowa itu, Natsir bersama Taslim (anggota PPK lainnya) itu berinisiatif mengajak masyarakat untuk memilih capres-cawapres tertentu. Syarifuddin Kulle, salah seorang anggota KPU Gowa, saat diklarifiaksi terkait alat peraga itu mengatakan, alat peraga kampanye itu langsung dikirim dari pusat. ''Nanti setelah kami buka ternyata alat peraga sosialisasi ini bermasalah. Termasuk gambar sosialisai contreng juga bermasalah karena hanya nomor urut dua yang dicontreng, makanya kita tarik,'' kata Syarifuddin Kulle. ((R5))
Sumber : www.beritakotamakassar.com
| Komentar |
|
!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|



