Sekilas Kabupaten Bantaeng
Terakhir Diperbaharui (Kamis, 11 Desember 2008 23:40) Ditulis oleh Web Master
PROFIL SINGKAT KABUPATEN BANTAENG
DAN PROFIL PANWASLU KAB.BANTANEG
Kabupaten Bantaeng mempunyai Potensi yang besar dibidang Pariwisata, dan prospek yang cerah untuk dikembangkan karena ini merupakan asset yang tak habis.Karena itu Pemkab Bantaeng mempunyai perhatian besar untuk mempromosikan potensi wisata daerah ini sehingga lebih lebih dikenal oleh masyarakat dan dunia internasional. Dengan kondisi tersebut Pemkab Bantaeng, secara bertahap telah menata dan menyiapkan berbagai fasilitas pendukung pada beberapa obyek wisata yang ada di daerah ini, terutama menyambut kedatangan para wisatawan dari berbagai daerah dan Negara dibelahan dunia lain.Bupati Aziki Solthan, berharap agar para wisatawan Mancanegara yang akan melakukan perjalanan wisata ke Daerah tujuan wisata Sulsel menyempatkan diri singga di Kabupaten Bantaeng. Kabupaten Bantaeng terletak di bagian seatan Sulawesi Selatan dengan jarak tempuh dari Kota Makassar sekitar 123 km dengan waktu tempuh antara 2,5 jam. Luas wilayahnya 395.83 km2
Letak Geografis
Secara geografis, Kabupaten Bantaeng dengan Kecamatan Bantaeng sebagai ibukota kabupaten terletak ± 120 Km arah selatan kota Makassar, dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Gowa dan Bulukumba di sebelah utara, Kabupaten Bulukumba di sebelah timur, Laut flores disebelah selatan dan Kabupaten Jeneponto di sebelah barat. Kabupaten ini memiliki luas wilayah daratan 395,83 Km2 atau 39.583 Ha dengan luas wilayah lautnya sebesar 144 Km2. Dengan demikian luas wilayah Kabupaten Bantaeng keseluruhan sebesar 539,83 Km2.Secara administratif, wilayah pemerintahan terdiri atas 6 wilayah Kecamatan, 45 desa dan 21 kelurahan, 102 dusun, 41 lingkungan, 395 RW dan 1.037 RT. Keenam kecamatan tersebut adalah: Kecamatan Bissapu, Bantaeng, Tompobulu, Uluere, Pa’jukukang, dan Eremerasa.
Topografi
WilayahKabupaten ini mempunyai wilayah dengan ketinggian 0 – 25 m sampai dengan lebih dari 1.000 meter di atas permukaan laut. Wilayah dengan ketinggian 0 – 25 m dari permukaan laut, merupakan bagian terkecil (10,3%) sedangkan wilayah dengan ketinggian 100–500 meter di atas permukaan laut merupakan bagian terbesar (29,6%) dari wilayah Kabupaten Bantaeng.
Daerah ini merupakan daerah agraris, memiliki beberapa jenis tanah yang cocok dan subur untuk pertanian yakni Tanah mediteran coklat seluas 41,45 persen dari luas wilayah yang sangat cocok untuk perkebunan dan tanaman pangan, Tanah mediteran kemerahan sebesar 26,01 persen, Tanah andosol coklat seluas 11,43 persen, Tanah regosol coklat kelabu seluas 9,21 persen, Tanah latosol coklat kekuningan seluas 11,90 persenDi Kabupaten ini terdapat 11 sungai yang merupakan sumber air bagi bagi kebutuhan masyarakat terutama bagi pertanian. Sungai-sungai tersebut dapat mengairi sebagian besar wilayah pertanian karena alirannya hampir merata di seluruh wilayahnya.
Iklim
Kabupaten ini memiliki dua musim dan perubahan iklim setiap tahunnya yang dikenal di daerah ini dengan nama musim barat yang membawa hujan yang terjadi antara bulan Oktober sampai dengan bulan Maret dan musim timur yang juga merupakan musim kemarau terjadi antara bulan April sampai dengan bulan September.Iklim di daerah ini tergolong iklim tropis basah dengan curah hujan tahunan rata-rata setiap bulan 106 mm. Keadaan suhu udara pada bulan basah maksimum rata-rata 29,76°C, minimum rata-rata 21,17°C, sedangkan pada bulan kering maksimum rata-rata 35°C.
Panwaslu Kabupaten Bantaeng
Ketua
- H. KASIRAN SIDY, S. Sos, M. Si
Jl. Gagak 3 Bantaeng
HP. 081355992441
Anggota
- Drs. ROSADI
Jl. Pemuda Bantaeng
Hp. 08255895259
- AGUS, SH
Desa Biangloe Bantaeng
Hp. 081342669915
| Komentar |
|
!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."
| < Sebelumnya |
|---|



